Mengalami susah buang air besar (BAB) atau sembelit terasa sangat tak nyaman dan bisa mengganggu kegiatan sehari-hari. Sembelit adalah proses mengeluarkan tinja yang tidak memuaskan atau tidak tuntas, ditandai dengan frekuensi BAB yang tidak rutin (kurang dari 3 kali dalam 1 minggu) ataupun kesulitan untuk mengeluarkan tinja.

Susah BAB merupakan hal umum pada anak, terutama anak yang mulai belajar BAB di toilet, sekitar 18 bulan-3 tahun. Ini merupakan salah satu gejala sembelit pada anak.
Ada beberapa faktor yang dapat menyebabkan sembeli pada anak, seperti:
- Kurangnya asupan air putih
- Kurang konsumsi serat
- Stres
- Alergi protein susu sapi
- Jarang berolahraga
Cara untuk Menjaga Kelancaran BAB pada Anak
Agar BAB anak lancar, ada beberapa hal yang bisa diperhatikan untuk membantu anak, antara lain :
1. Makanan
Seperti disebutkan di atas, makanan sangat berpengaruh pada kelancaran BAB. Amal yang terlalu banyak makan makanan kaya lemak dan rendah serat, seperti fast food atau junk food akan memicu anak susah BAB. Sebab itu, berikan anak makanan kaya serat dan cukupi kebutuhan cairannya.
2. Aktif bergerak
Aktif bergerak atau berolahraga untuk membantu menggerakkan makanan dicerna melalui usus. Anak yang terlalu lama menatap layar seperti HP atau TV akan membuat mereka sedikit bergerak5.
3. Membiasakan anak tidak menahan BAB
Cara mengatasi sembelit pada anak adalah dengan membantu agar anak untuk tidak menahan BAB.
Penggunaan obat sembelit anak mungkin harus diberikan pada kondisi tertentu. Obat-obat tersebut diberikan untuk membantu anak dalam melakukan BAB dengan membuat tekstur feses menjadi lebih lunak atau merangsang pergerakan usus sehingga feses mudah untuk dikeluarkan.

Tinggalkan Balasan